Minggu, 12 Oktober 2014

tugas ibd 3


ILMU BUDAYA DASAR


NAMA : MEISA LISTIANI
NPM: 36414553
KELAS : 1ID06
JURUSAN TEKNIK INDUSTRI





UNIVERSITAS GUNADARMA

DAFTAR ISI

BAB 3. MANUSIA DAN PENDERITAAN
A.    Pengertian penderitaan .......................................................................... .2
B.     Siksaan.................................................................................................... 2
C.     Kekalutan mental................................................................................... 4
D.    Penderitaan dan perjuangan.................................................................... 6
E.     Penderitaan, media masa dan seniman ................................................... 6
F.      Penderitaan dan sebab-sebabnya............................................................. 7
G.    Pengaruh penderitaan ............................................................................. 7
Pengalaman............................................................................................................... 8
Daftar pustaka ........................................................................................................ 10




BAB 3. MANUSIA DAN PENDERITAAN


A.    Pengertian penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita.kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung .derit artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin,atau lahir batin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia .intensitas penderitaan bertingkat-tingkat , ada yang berat ada juga yang ringan .namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan . Suatu peristiwa yang dinaggp penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain .dapat pula suatu penderitaan merupkan energy untuk bangkit bagi seseorang,atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagian.
B.     Siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani ,dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani .akibat siksaan yang dialami seseorang ,timbulah penderitaan .
Siksaan yang sifatnya psikis misalnya kebimbangan,kesepian, dan ketakutan.
Kebimbangan dialami oleh seeorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil .misalnya pada suatu saat apakah seseorang yang bimbang itu pergi atau tidak .
Kesepian dilami oleh seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai.
Seperti halnya kebimbangan ,kesepian  perlu cepat diatasi agar seseorang jangan terus menerus merasakan pnderitaan bathin . Sebagai homo socius ,seseorang perlu kawan .
Ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan bathin .bila rasa takut itu dibesar-besarkan yang tidak pada tempatnya maka disebut phobia.seperti pada kesepian, ketakutan dapat juga timbul atau dialami oleh seseorang walupun lingkungan ramai ,sebab ketakutan merupakan hal yang sifatnya psikis . Banyak sebab yang menjadikan seseorang merasa ketakutan , antara lain:
1.      Claustrophobia dan agoraphobia
Claustrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup .agoraphobia adalah ketakutan yang disebabkan oleh seseorang berada ditempat terbuka.
2.      Gamang
Gamang merupakan suatu ketakutan seseorang bila ia berada ditempat yang tinggi. Hal itu disebabkan ia taku berada ditempat yang tinggi.
3.      Kegelapan 
Kegelapan merupkan suatu ketakutan seseorang bila ia berada ditempat yang gelap. Sebab dalam pikirannya dalam kegelapan demikian akan muncul sesuatu yang ditakuti,misalnya setan,pencuri.
4.      Kesakitan
Kesakitan merupkan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami .
5.      Kegagalan
Kegagalan merupakan ketakutan dari seseorang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan ijalankan mengalami kegagalan.
Apa yang membuat seseorang menjadi phobia ?
Ahli-ahli medis mempunyai pendapat yang berbeda-beda dan banyak penderita yang mempunyai teori tentang asal mula dari ketakutan mereka. Kebanyakan phobianya dimulai dengan suatu schock emosional atau suatu tekanan pada waktu tertentu.
Umumnya ada dua aliran tentang penyebab phobia. Ahli-ahli ilmu jiwa cenderung berpndapat bahwa phobia adalah suatu problema psikologis yang dalam, yang harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukan sebelum phobianya akan hilang. Sebaliknya  ahli-ahli yang merawat tingkah laku percaya bahwa suatu phobia adalah problemanya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan . Kebanyaka para ahli setuju bahwa tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena sipenderita sepuluh kali lebih parah.
C.    Kekalutan mental
Penderitaan bathin dala ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseoran menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.
Gejala-gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
a.       Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak nafas, demam, nyeri pada lambung.
b.      Nampak pada kejiwaanya dengan rasa cemas ,ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
a.       Gangguan kejiwaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan si pederita baik jasmani mauun rohaninya.
b.      Usaha memperthankan diri dengan cara negative, yaitu mundur atau lari, sehingga cara bertahan dirinya salah
c.       Kekalutan merupakan titik patah ( mental breakdown ) dan yang bersangkutan menagalami gangguan .

Sebab-sebab timblnya kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut :
a.       Kepribadia ynag lemah akbat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
b.      Terjadinya konflik social budaya akibat norma berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat ,sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri lagi
c.       Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan social; over acting sebagai overcompensatie.
Proses-proses kekalutan mental yang dialami oleh seseorang mendorongnya kearah
a.       Positif : trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup
b.      Negative : trauma yang dialami diperlarutkan atau diperturutkan ,sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi ,yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan. Bentuk frustasi antara lain:

1.      Agresi berupa kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tidak  terkendali secara fisik berakibat mudah terjadinya hypertensi (tekanan darah tinggi) atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya.
2.      Regresi adalah kembali pada pola reaksi yang primitive atau kekanak-kanakan (infantile),misalnya dengan menjerit-jerit, menangis sampai meraung-raung,memecah barang-barang.
3.      Fiksasi adalah peletakan atau pembatasan pada suatu pola yang sama (tetap).
4.      Proyeksi merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative pada orang lain
5.      Identifikasi adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam  imagnasinya.
6.      Narsisme adalah self love yang berlebihan ,sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior daripada oranglain.
7.      Autisme adlah gejala mentup diri sendiri total dari dunia riil.
Penderitaan kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti( kota-kota besar, anak-anak muda usia,wanita,orang yang tidak beragama,orang yang terlalu mengejar materi).

D.    Penderitaan dan perjuangan
Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati.karena itu terserah kepada manusia itu sendiri untuk sendiri untuk berusaha mangurangi penderitaan itu semaksimal mungkin,bahkan menghindari atau menghilangkan sama sekali.manusia adalah mahluk berbudaya ,dengan budayanya itu ia berusaha mengatasi penderitan yang mengancam atau dialaminya. Hal ini membuat manusia itu kreatif ,baik bagi penderita sendiri maupun bagi orang lain yang melihat atau mengamati penderitaan.
Pembebasan dari penderitaan pada hakekatnya meneruskan kelangsungan hidup.caranya ialah berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan ,masyarakat sekitar, dengan waspada , dan disertai doa kepada tuhan supaya terhindar dari bahaya dan malapetaka.
E.     Penderitaan, media masa dan seniman
Beberapa sebab lain yang menimbulkan penderitaan manusia ialah kecelakan, bencana alam, bencana perang, dan lain-lain.
Berita mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran koran, layar tv, pesawat radio, dengan maksud supaya semua orang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia.dengan demikian dapat menggugah hati manusia untuk berbuat sesuatu.
Media masa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat.dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesame manusia terutama bagi yang merasa simpati.



F.     Penderitaan dan sebab-sebabnya

a.       Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Nasib buruk ini dapat diperbaiki manusia supaya menjadi baik .perbedaan nasib buruk dan takdir, kalau takdir, tuhan yang menentukan sedangkan nasib buruk itu manusia penyebabnya.
b.      Penderitaan yang timbul karena penyakit , siksaan/ azab tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan/azab tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan optimism dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.

G.    Pengaruh penderitaan

Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative .sikap negative misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan , melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan.
Apabila sikap negative dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya . Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengadakan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih sesuai . Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan.



Pengalaman

Manusia tak luput dari penderitaan tak ada satupun manusia yang selama hidupnya tidak merasakan penderitaan. Entah itu penderitaan karena takdir ataupun karena dirinya sendiri.
Contohnya aku , disini aku akan menceritakan beberapa pengalaman tentang penderitaan dalam hidupku.
Semasa sma aku terobsesi masuk perguruan tinggi negeri, karena dorongan dari diriku sendiri dan sahabatku aku bertegad untuk mengambil salah satu universitas favorit dan prodi favorit. Sewaktu itu pemilihannya dinamakan SNMPTN (seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri). Akupun berunding dengan orangtua ku, awalnya orangtua ku menyarankan untuk tidak memasukan perguruan tinggi favorit tapi aku bersikeras memujuk mereka dan akhirnya menyetujuinya, dan akupun berkonsultasi dengan guru bk(bimbingan konseling), dia pun sebelumnya melarangku untuk memilih itu,tapi akhirnya pak agus membolehkannya. Saat detik-detik pengumuman tiba aku sebenarnya udah pasrah duluan karena aku sebelumnya searching tentang kuota mahasiswa yang masuk tentang pemintanya aku pun lemas setengah mati. Saat aku membukannya dan ternyata jreng jrenggg…tulisannya bewarna merah dan itu “ maaf anda tidak diterima sebagai mahasiswa yang anda pilih “. Dari situ aku gaputus asa aku brfikir masih banyak jalan , aku terus mencoba buat dapetin apa yang aku mau.
Selanjutnya aku mengikuti SBMPTN (seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri) , nah bedanya dengan snmptn ini kini tes tulis karena yang sebelumnya adalah undangan . Nah disini aku masih tidak melihat keadaan dan aku masih memilih perguruan tinggi negeri terbaik dan jurusan favorit pula, tapi karena tes tulis jadi aku sebelumnya mengikuti bimbingan belajar dan mengikuti beberapa try out, dari hasil try out aku berhasil melewati passing grade untuk plihan tersebut. Akhirnya, akupun dengan pede nya memilih unpad dengan jurusan teknologi pangan. Dan saat hari dimana dijalankannya tes aku deg-degan dan waktupun tiba petugas segera membagikan soal, saat aku lihat soalnya ternyata lebih susah dan berbeda dengan aku menjalankan try out. Disitu aku putus asa untuk yang kedua kalinya. Dan sebelum pengumuman tes tersebut diumumkan karena rentan waktu nya sekitar satu bulan. Dan aku pun mengikuti tes lain yaitu UTM IPB , dan masih sama tekad aku ingin mewujudkan mimpiku yaitu memilih teknologi pangan ipb karena cita-citaku ingin medirikan perusahaan makanan. Saat tes dimulai perjuanganku terus berlanjut aku pergi ke bogor berama  keempat temanku dan aku diajak menginap dikosan kakak kelas yang kuliah di ipb juga, saat tes tiba pukul 07.00 wib sampai dengan jam 15.30 karena ternyata tesnya bersamaan dengan bulan puasa kamipun tak makan dan tak minum dengan waktu yang sangat lama tersebut. Sesudah aku mengerjakan soal aku lega karena aku berhasil mengerjakan beberapa soal. Setalah satu bulan berlalu tibalah pengumuman sbmptn aku pun merasa deg-degan dan saat aku buka …. Aku pun gagal untuk kedua kalinya. Akupun masih berfikir masih punya satu cadangan yaitu UTM IPB setelah seminggu datang aku deg-degan banget karena ini kesempatan terakhirku, akupun membuka dinternet gemeteran dan aku tak pula membaca basmalah saat membuka dan hasilnya itu” maaf,anda tidak terdaftar sebagai mahasiswa ipb” aku merasa hidupku taka da artinya lagi aku super patah hati dan aku tak bisa menahan tangisan. Akupun menceritakan kepada orangtuaku mereka pun menerimanya dan memberi nasihat tidak apa mungkin bukan jodohnya.
Dan beberapa minggu kemudian dibuka tes UMPTN (ujian masuk perguruan tinggi negeri) dan aku menunggu sebulan untuk mengikuti tes tersebut. Karena hanya beberapa perguruan tinggi saja yang terdaftar pada umptn ,akupun memilih undip,unsoed,dan untirta. Tapi,untirta aku simpan kepilihan 5 atau pilihan terakhir.dan ternyata mamahku tak mengizinkanku untuk memilih perguruan tinggi ke daerah luar, seperti jawa dan daerah jauh lainnya. Tapi aku tetap akan memilih itu. Oiyah , sebelumnya aku sempat daftar pssb D3 undip memilih teknik sipil melalui jalur undangan dan itu aku daftar jauh sebelum snmptn dan alhamdulilah aku diterima, tapi tidak aku ambil karena alas an kedua orangtuaku, mamah tak mengizinkan karena jauh dan bapak tak mengizinkan karena d3 , akhirnya aku memilih undip lagi yang S1, dan saat hasilnya umptn tiba akupun gagal untuk yang kebebrapa kalinya. Aku sempat patah semangat dan tak berkeinginan untuk kuliah. Akupun membuka web perguruan tinggi yang masih membukan jalur um, da nada ternyata unsoed masih membuka jalur um dan aku memilih teknologi pangan, dan hasilnya tak ada aku gagal lagi dan lagi. Aku putus asa dan tak berkeinginan untuk kuliah. Dan kedua orangtuaku pun terpukul juga. Terutama bapak ku yang menyesal tidak mengambil D3 undip. Dan saat aku tanya kepada mamahku , mamah tak berkecil hati karena mamah dari awal tak mengizinkan aku untuk kuliah dijauh. Jadi aku berfikir lagi ridha orangtua terutama mamah itu  ridha allah juga. Dan akupun memilih swasta dan yangku ambil adalah universitas gunadarma dengan jurusan teknik industry dan alhamdulilah aku diterima sebagai mahasiswa sana. Dan aku tak putus asa lagi aku berjuang untuk belajar disini dan menjadi kebanggaan orangtuaku . Aamin.















DAFTAR PUSTAKA
http://ealearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab2-manusia_dan_kebudayaan.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar