Minggu, 28 September 2014

Tugas IBD



ILMU BUDAYA DASAR

NAMA : MEISA LISTIANI
NPM: 36414553
JURUSAN : TEKNIK INDUSTRI




UNIVERSITAS GUNADARMA


Daftar isi
Daftar isi......................................................................................................1
Manusia dan kebudayaan ………………………………………………...2
a)                  Pengertian manusia……………………………………………2
b)                  Pengertian hakekat manusia…………………………………..3
c)                  Kepribadian bangsa timur ……………………………………3
d)                 Pengertian kebudayaan ………………………………………5
e)                  Unsur-unsur kebudayaan …………………………………….6
f)                   Wujud kebudayaan…………………………………………...7
g)                  Orientasi nilai budaya ………………………………………..7
h)                  Perubahan kebudayaan ………………………………………7
i)                    Kaitan manusia dan kebudayaan …………………………….8
Pengalaman pribadi ………………………………………………….9
Daftar pustaka ……………………………………………………….11










MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Manusia dalam hidup kesehariannya tidak akan lepas dari kebudayaan ,karna manusia adalah pencipta dan pengguna kebudayaan itu sendiri .hubungan yang erat antara manusia (terutama masyarakat) dan kebudayaan lebih jauh telahdiungkapkan oleh melvie J .Herkovits dan bronislaw mallinowski , yang mengemukakan bahwa cultural determinis berate segala sesuatu yang terdapat didalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat.
A.    Pengertian Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis ,rohani,dan istilah kebudayaan ,atau secara campuran .secara biologis ,manusia diklasifikasikan sebagai homo sapiens (bahasa latin yang berarti “ manusia yang tahu “).
Ada dua pandangan yang akan kita jadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun mnusia
1)      Manusia itu terdir dari empat unsur yang saling terkait ,yaitu
a.       Jasad : badan kasar manusia yang nampat pada luarnya ,dapat diraba dan difoto,dan menempati ruang dan waktu
b.      Hayat : mengandung unsur hidup ,yang ditandai dengan gerak
c.       Ruh : bimbingan dan pimpinan tuhan
d.      Nafs : kesadaran tentang dan diri sendiri
2)      Manusia sebagai suatu kepribadian
a.       Id , struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak Nampak .merupakan libido murni ,atau energy psikis yang menunjukan ciri alami yang irrasioanal dan terkait dengan seks
b.      Ego , bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari id ,seringkali disebut sebagai keprbadian “eksekutif” karena perananya dalam menghubungkan energy id kedalam saluran social yang dimengerti  oleh orang lain.
c.       Superego ,terbentuk dari lingkungan eksternal .kesatuan standar-standar moral yang diterima oleh ego dari sejumlah agn yang mempunyai otoritas di dalam lingkungan luar diri.
B. Hakekat Manusia
a)      mahluk ciptaan tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh
b)      mahluk ciptaan tuhan yang paling sempurna ,jika dibandingkandengan mahluk lainnya
1.perasaan intelektual : yang berkenaan dengan pengetahuan
2. perasaan estetis : yang berkenaan dengan keindahan
3. perasaan etis : yang berkaitan dengan kebaikan
4. perasaan diri : yang berkaitan dengan harga diri
5. perasaan social : yang berkaitan dengan dengan kelompok atau korp atau hidup bermasyarakat
6. perasaan religious : yang berkaitan dengan agama atau kepercayaan
c)      mahluk biokultural ,yaitu mahluk hayati yang budyawi
d)     mahluk ciptaan tuhan yang terkait dengan lingkungan (ekologi ),mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya
C. Kepribadian Bangsa Timur
Ilmu psikologi di Negara-negara  barat itu terutama mengembangkan konsep-konsep dan teori-teori mengenai aneka warna isi jiwa ,serta metode-metode  dan alat-alat untuk menganalisis dan mengukur secara detail variasi isi jiwa individu itu.sebaliknya ilmu itu masih kurang mengembangkan konsep-konsep yang dapat menganalisis jaringan berkait antara jiwa individu dan lingkungan social budayanya.
Untuk menhindari pendekatan terhadap jiwa manusia itu, hanya sebagai subyek yang terkandung dalam batas individu yang terisolasi.maka Hsu telah mengembangkan konsepsi ,bahwa dalam jiwa manusia sebagai mahluk social budaya itu mengandung delapan daerah yang seolah-olah seperti lingkaran-lingkaran konsentris sekitar diri pribadi .
Nomor 7 dan 6 disebut daerah tak sadar dan sub sadar . kedua lingkaran itu berada didaerah pedalaman dari alam jiwa individu dan terdiri dari bahan pikiran dan gagasan yang telah terdesak kedalam,sehingga tidak disadari lagi oleh individu yang bersangkutan .
Nomor 5 disebut kesadaran yang tak dinyatakan (unexpressed conscious) .lingkaran itu terdiri dari pikiran-pikiran dan gagasan-gagasan yang disadari oleh si individu yang bersangkutan ,tetapi disimpannya saja dalam didalam alam jiwanya sendiri  dan tak dinyatakan kepada siapapun juga dalam lingkungannya.hal itu disebabkan:
1.      ia takut salah dan takut dimarahi
2.      ia sungkan menyatakannya
3.      ia malu karna ditertawakan
4.      ia tidak bias menemukan kata-kata
Nomor 4 dinyatakan (expressed conscious). Lingkaran ini didalam alam jiwa manusia mengandung pikiran-pikiran ,gagasan-gagasan ,dan perasaan-perasaan yang dapat dinyatakan secara terbuka oleh si individu kepada sesamanya.
Nomor 3 disebut lingkaran hubungan karib,mengandung konsepsi tentang orang-orang,binatang-binatang, atau benda-benda yang oleh si individu diajak bergaul secara mesra dan karib,yang bisa dipakai sebagai tempat berlindung dan tempat mencurahkan isi hati .
Nomor 2 disebut lingkaran hubungan berguna,tidak lagi ditandai oleh sikap sayang dan mesra  nya,melainkan ditentukan oleh oleh fungsi kegunaan dari orang,binatang,dan benda-benda itu bagi diri.
Nomor 1 lingkaran hubungan jauh ,terdiri dari pikiran dan sikap dalam alam jiwa manusia  tentang manusia,benda-benda,alat-alat,pengetahuan dan adat yang ada dalam kebudayaan dan masyarakat sendiri  .
Nomor 0 disebut lingkungan dunia luar ,terdiri dari pikiran-pikiran dan anggapan-anggapan yang hampir sama dengan pikiran yang terletak dalam lingkungan nomor 1,hanya bedanya terdiri dari pikiran-pikiran dan anggapan-anggapan tentang orang dan hal yang terletak diluar masyarakat  dan Negara Indonesia n dan ditanggapi oleh individu bersangkutan dengan sikap masa bodoh.
Konsep yang dapat dipakai sebagai landasan untuk mengembangkan konsep lain itu,menurut Francis L.K.Hsu adalah konsep Jen dalam kebudayaan cina,yaitu manusia yang berjiwa selaras,manusia yang berkepribadian.
D. Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan berasal dari kata budaya sedangkan budaya adalah bentuk jamak dari kata budidaya yang berate cinta ,karsa,dan rasa .
Menurut para ahli :
·         E.B. Tylor
Budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan ,kepercayaan,kesenian,moral,keilmuan,hukum,adat istiadat,dan kemampuan yang lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
·         R.linton
Kebudayaan dapat dipandang sebagai konfigurasi tingkah laku yang dipelajari ,dimana unsur pembentukannya didukung dan diteruskan oleh anggota masyarakat lainnya.
·         Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah keseluruhan system gagasan milik dari manusia dengan belajar
Kebudayaan merupakan system nilai dan gagasan utama(vital)
System nilai dan gagasan utama itu dihayati benar-benar oleh para  pendukung kebudayaan yang bersangkutan dalam kurun waktu tertentu
System nilai dan gagasan utama sebagai hakekat kebudayaan terwujud dalam tiga system kebudayaan secara terperinci, yaitu system ideology ,system sosial dan system teknologi.
System ideolgi meliputi etika,norma,adat istiadat,peraturan hukum yang berfungsi sebagai pengarahan untuk system social dan berupa interpretasi operasiaonal dari system nilai dan gagasan utama yang berlaku dalam masyarakat.
System social meliputi hubungsn dan kegiatan social didalam masyarakat.
System teknologi meliputi segala perhatian serta penggunanya.
E. Unsur Unsur Kebudayaan
1. Melville J.herkovist ,unsur-unsur kebudayaan terdiri atas sebagai berikut :
a.       Alat-alat teknologi
b.      System ekonomi
c.       Keluarga
d.      Kekuasaan politik
2 . Bronislaw Malinowski ,menyebutkan unsur-unsur kebudayaan berikut :
a.       System norma-norma yang memungkinkan kerjasama antar anggota masyarakat agar menguasai alam sekelilingnya
b.      Organisasi ekonomi
3. Kluckohn,berpendapat bahwa :
a.       System religi
b.      System pengetahuan
c.       System mata pencaharian hidup
d.      System peralatan hidup atau teknologi
e.       Organisasi kemasyrakatan
f.       Bahasa
g.      Kesenian
F. Perwujudan Kebudayaan
Koentjaraningrat mengemukakan bahwa :
1.      Wujud sebagai satu kompleks dari ide-ide ,gagasan ,nilai-nilai ,norma-norma dan peraturan
2.      Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktifitas serta tindakan berpola darimanusia dalam masyarakat
3.      Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia
G. Orientasi Nilai Budaya
Menurut C.kluckhon:
1.      Hakekat hidup manusia (MH)
2.      Hakekat karya manusia (MK)
3.      Hakekat waktu manusia (WM)
4.      Hakekat alam manusia ( MA)
5.      Hakekat hubungan manusia (MN)
H. Perubahan Kebudayaan
Terjadinya gerak/perubahan ini disebabkan oleh beberapa hal :
1.      Sebab-sebab yang berasal dari dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri,misalnya perubahan jumlah dan komposisi penduduk
2.      Sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup.
Perubahan ini ,selain karena jumlah penduduk dan komposisinya ,juga karena adanya difusi kebudayaan,penemuan-penemuan baru,khususnya teknologi dan inovasi .
Perubahan social dan perubahan kebudayaan berbeda .dalam perubahan social terjadi perubahan struktur social dan pola-pola hubungan social .sedangkan perubahan kebudayaan atau akulturasi terjadi apabilasuatu kelompok manusia dengan kebudayaan tretentu dihadapkan pada unsur-unsur suatu kebudayaan asing yang berbeda sedemikian rupa,sehingga unsur-unsur kebudayaan asing itu dengan lambat laun diterima dan diolahnkekbudayaan sendiri, tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri.
Berbagai factor yang mempengaruhi diterima atau tidaknya suatu unsur kebudayaan baru ,diantaranya:
1.      Terbatasnya masyarakat memiliki hubungan atau kontak dengan kebudayaan dan dengan orang-orang yang berasaln dari luar masyarakat tersebut.
2.      Menyesuaikan pandangan hidup dengan nilai-nilai agama
3.      Corak struktur social suatu masyarakat
4.      Suatu unsur kebudyaan diterima jika sebelumnya sudah ada unsur-unsur kebudayaan yang menjadi landasan bagi yang diterimanya
5.      Memilki skala yang terbatas
I.Kaitan manusia dan kebudayaan
Manusia tidak dapat lepas dari kebudayaan, karena kebudayaan itu merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri.
Dari sisi lain , hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis,maksudnya saling terkait satu sama lain.proses dialektis ini tercipta melalui tiga tahap :
1.      Eksternalisasi yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.
2.      Obyektivitasi yaitu proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif
3.      Internalisasi proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia.
Pengalaman pribadi
Hai wasta kuring Meisa Listiani abdi asalna ti wewengkon banten pandeglang janten nalika wewengkon kuring sunda keneh . Mimiti sateuacan abdi wedal, kabudayaan wewengkon abdi kentel keneh. Wanci kandungan indung kuring beranjak opat sasih peryogi diayakeun acara selametan istilah na opat sasihan. Sanggem jalmi sesepuh disana wanci umur kandungan beranjak empat sasih allah swt mikeun nyawa ka orok kasebat. Kalawan eta indung-indung kakandungan disana kaasup indung kuring sering ngabawa barang-barang seukeut lamun kajabi imah, sepertos gunting alit,gunting kuku,silet,kadudukan kanggo panangkal ruh-ruh jahat . Wanci kandungan beranjak tujuh sasih eta paryogi diayakeun nujuhbulanan yaktos sarupaning selametan. Wanci abdi wedal di ping 18 meis 1996 kolot kuring masihan wasta Meisa Listiani , yaktos Meisa sasih mei dinten serta listiani sjarahna aya sepucuk serat ti listiawati kaliwat indung kuring terinspirasi ku eta sarta masihan ahir kuring listiani .wansi umur kuring nyejek hiji warsih dua sasih abdi mimiti tiasa mapah serta jalmi sepuh kuring mengadakan saweran anu eusina artos ,es bonbon,serta anu pangpentingnabeas koneng.
Wanci abdi berabjak SD seueur pengalaman anu saleresna abdi pigawe meujeuhna na anak SD. Sepertos ulin loncat luhur ti karet , ulin bebentengan ,ucing sumput serta seueur keneh deui. Wanci abdi diuk dibangku kelas genep abdi atos dikenalkeun olahraga beladiri yaktos penca silat . penca silat nyaeta olahraga beladiri awit ti Indonesia serta has ti banten . abdi diajarkeun gerakan dasar dina neunggel nanging mung gerakan-gerakan dasar margi intina abdi ngan latihan kanggo ngiring pintonan diacaran pipisahan kelas genep.
Wanci abdi SMA yernyata seueur keneh budaya-budaya banten anu has conotona we rampak bedug . eta teh sarupaning tarian penabuh bedug pamaen na aya awewe sareng lalaki . rampak bedug ieu atos dikenalkeun dinasional atawa internasional sepertos Australia . seueur keneh keneh deui budayana . wanci abdi pipisan SMA tangtos ngayakeun upacara adat diantarana aya sapasang panganten , eta biasana anu ngahontal peunteun pang luhurna disakola nanging wanci eta rencang abdi anu jadi pangantena . didinya aya oge ibing tarian panyambut panganten yaktos tarian jaipong dipirig ku music gamelan. Tah anu teu poho oge tangtos aya saurang lenser anu mimpin acara kasebat.
    Di daerah abdi eta biasana aya pintonan ubeng seperti debus,kedok monyet  . Lamun debus eta pintonanna ekstrem salaresna janten pamaen debus ngaleeut beubeulahan beling,areng panas,oge mengiris Rajang salirana kalawan barang seukeut tanpa tatu sadikitpun. Lamun kedok monyet pintonana eta aya monyet anu kalatih mejeuhna sapertos jalmi anu tumpak motor-motoran, balanja kapasar,tumpak becak. Tah akhir pintonana eta urang mikeun sumbangan kamaranehnana, aya oge kuda lumping nanging pintonan iyeu sepertos kaasupan jurig,janten palaku kuda lumpimg anjeuna neda beling,besi panas eta henteu karasa margi roh-roh anu aya di salirana .
   Budaya di daerah abdi selanjutna eta lamun anjog wanci sasih raja,safar,ramadhan eta talari kanggo urang acara masak serta istilahna anteuran ka sasama wargi mikeun masakan kawargi sanes serta anu di pasihan kedah mikeun pasakanna kanu mikeun janten silih liron pasakan. Tah wanci weungi anjog biasana wargi didinya pawai colen ubeng lembur kalawan ngagunakeun colen.









DAFTAR PUSTAKA
Elly. PLSBT. 2008
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar­_/bab2-manusia_dan_kebudayaan.pdf