Minggu, 15 Oktober 2017

REVIEW JURNAL SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN

STUDI MANAJEMEN LINGKUNGAN KEGIATAN INDUSTRI MIGAS
Tanty Juliawati Staf Operasi SKK Migas Sumbagut  Gedung Surya Dumai Lantai 8  Pekanbaru
Aras Mulyadi Dosen Pascasarjana Ilmu lingkungan Program Pascasarjana Universitas Riau, Pekanbaru, Jl. Pattimura No. 09, Gobah, 28131. Telp 0761-23742
Mubarak Dosen Pascasarjana Ilmu lingkungan Program Pascasarjana Universitas Riau,
Pekanbaru, Jl. Pattimura No. 09, Gobah, 28131. Telp 0761-23742

Sistem Menajemen Lingkungan PT. Medco E&P Indonesia – Lirik
International Organization of Standart (ISO) 14001 adalah suatu standar internasional untuk Sistem Manajemen Lingkungan (SML). Salah satu standar lingkungan internasional tersebut adalah standar manajemen lingkungan seri ISO-14001:2004 (Hadiwiardjo, 1997). ISO 14001:2004 dapat digunakan sebagai alat bantu, fokus terhadap pengendalian aspek lingkungan atau arah aktifitas produk dan pelayanan perusahaan berkenaan dengan pengelolaan lingkungan. Contoh nya adalah emisi udara, tanah, atau air. Perusahaan wajib menjelaskan apakah dilakukannya mengikuti prosedur yang tersedia dan mendokumentasikan upaya-upaya mendemonstrasikan kesesuaian dan perbaikan
PT. Medco E&P Indonesia - Lirik adalah salah satu perusahaan migas yang ada di Provinsi Riau. Perusahaan ini telah mendaftarkan sistem Manajemen lingkungan standar ISO 14001:2004 sejak Mei Tahun 2011. Salah satu implementasi sistem manajemen lingkungan yang handal adalah penerapan zero water discharge di lapangan migas. Dengan metode pengelolaan lingkungan tersebut, air yang terproduksi dalam proses eksploitasi gas diinjeksikan kembali ke dalam formasi, sehingga tidak ada yang terbuang ke lingkungan. Aktivitas PT Medco E&P Indonesia - Lirik, tidak dapat dipungkiri memiliki dampak terhadap masyarakat sekitarnya. Dampak tersebut dapat berupa dampak positif, seperti penciptaan lapangan pekerjaan dan peningkatan ekonomi, maupun dampak negatif seperti penurunan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat yang bermukim di sekitar perusahaan karena masyarakat adalah yang pertama akan terkena dampak dari aktifitas suatu perusahaan.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem manajemen lingkungan di PT. Medco E&P Indonesia - Lirik, apakah ada perbedaan (gap) antara SML PT. Medco E&P Indonesia - Lirik dengan ISO 14001;2004, dan mengetahui persepsi masyarakat di kawasan industri terhadap aktivitas perusahaan.
Tabel 1. Hasil penelusuran dokumen klausul 4.4. dan klusul 4.5.

Klausul

SML PT. Medco E&P Indonesia - Lirik

Dokumen


Ada
Ket





4.4.
Penerapan dan operasi




1.
Sumber daya, peranan, Tanggung jawab dan





Kewenangan




2.
Kompetensi, pelatihan dan kepedulian




3.
Komunikasi

Tidak lengkap


4.
Dokumentasi




5.
Pengendalian dokumen

Tidak lengkap


6.
Pengendalian operasional




7.
Kesiagaan dan tanggap darurat



4.5.
Tindakan pemeriksaan dan pemantauan




1.
Pemantauan dan pengukuran




2.
Evaluasi kepatuhan




3.
Ketidaksesuaian, tindakan perbaikan dan

Tidak lengkap



Pencegahan




4.
Pengendalian rekaman




5.
Audit internal


Berdasarkan Tabel 1 dapat dilihat bahwa untuk ketersedian dokumen pelaksanaan SML 14001:2004 di PT. Medco E&P Indonesia – Lirik khusus klausul 4.4 dan klausul 4.5 tidak tersedia dengan lengkap. Adapun dokumen yang jarang ditemukan adalah sub klausul 4.4. yaitu komunikasi dan pengendalian dokumen. Sedangkan pada klausul 4.5 dokumen tentang ketidaksesuaian, tindakan perbaikan dan pencegahan tidak ditemukan.
1.  Sumber daya, peranan, tanggung jawab dan kewenangan
Penelitan dokumen perusahaan tersebut sudah sesuai dengan ISO yang berlaku, dari segi sumber daya yang meliputi manusia, keterampilan khusus, sumberdaya teknologi, sumberdaya finansial dan lingkungan kerja sudah diterapkannya. Bahkan general manager nya senidiri telah menunjuk Health Safety and Environment (HSE) head, yang bertugas sebagai management representatif dan mempunyai peranan, tanggung jawab dan kewenangan untuk menjamin bahwa persyaratan sistem manajemen lingkungan ditetapkan, dilaksanakan dan dipelihara sesuai dengan standar
2.  Kompetensi, pelatihan dan kepedulian
Berdasarkan hasil penelusuran dokumen yang dilakukan, perusahaan ini sudah melakukan pelatihan untuk meningkatkan kepedulian dan keterampilan dalam pengelolaan lingkungan perusahaan akan tetapi belum semua karyawan yang ikut dalam berbagai pelatihan. Perusahaan ini melalui Human Resources Training (HR Training) telah melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan lingkungan tahunan dengan mempertimbangkan perbedaan tingkat kemampuan dan keahlian.
3.  Komunikasi
Komunikasi PT. Medco E&P Indonesia – Lirik telah menerapkan komunikasi internal maupun eksternal, tetapi komunikasi tersebut belum dilaksanakan oleh semua pihak. Komunikasi Internal di PT Medco E&P Indonesia - Lirik berupa pelaporan, tanggapan, keluhan dan saran-saran perbaikan yang dikelola oleh Manager, Coordinator dan Head terkait pada bidang masing-masing kemudian diteruskan kepada management representative untuk ditindaklanjuti langkah penyelesaiannya. Sedangkan komunikasi eksternal perusahaan perlu melakukan komunikasi keluar terhadap aspek lingkungan penting, maka perlu dipertimbangkan komunikasi yang efektif dan disampaikan atas nama perusahaan.
4. Dokumentasi
Dokumentasi yang dilakukan oleh PT Medco E&P Indonesia - Lirik sudah sesuai dengan penerapan ISO 14001 itu sendiri. Dokumen sistem manajemen lingkungan PT Medco E&P Indonesia - Lirik berupa buku manual lingkungan, prosedur lingkungan, instruksi kerja lingkungan dan dokumen pendukung merupakan pedoman di unit kerja yang jelas keterkaitannya. Dokumentasi sistem manajemen lingkungan yang ada di perusahan ini mencakup kebijakan lingkungan, tujuan-tujuan dan target-target.
5.  Pengendalian dokumen
Tujuan dilakukannya pengendalian dokumen adalah untuk menjamin bahwa perusahaan menyusun dan memelihara dokumen dengan cara yang memadai untuk menerapkan sistem manajemen lingkungan. Berdasarkan hasil penelusuran dokumen, PT. Medco E&P Indonesia - Lirik belum mengembangkan persyaratan pengendalian dokumen yang mencakup penempatan, pemutakhiran, pembuatan serta pemeliharaan dokumen. Dokumen yang terdapat pada pengendalian dokumen hanya manual lingkungan dan prosedur lingkungan.
6.  Pengendalian operasional
Pengendalian operasional merupakan kegiatan operasional yang berkaitan dengan aspek lingkungan yang sejalan dengan kebijakan. Tujuan dan sasaran lingkungan perusahaan diidentifikasi, direncanakan termasuk juga pemeliharaannya. Pengontrolan proses produksi, pengontrolan limbah. Perusahaan tersebut sudah melakukan hal tersebut.
7.  Kesiagaan dan tanggap darurat
Kesiagaan, tanggap darurat Keadaan darurat di PT Medco E&P Indonesia - Lirik adalah kebakaran, ledakan, bencana alam dan kecelakaan kerja. Hal yang sudah dilakukan oleh PT.Medco E&P Indonesia - Lirik dengan cara sebagai berikut: a) melakukan identifikasi terhadap kegiatan, penggunaan bahan dan produk yang dapat menimbulkan keadaan darurat. b) melakukan pelatihan sebelum terjadi insiden bagi pekerjanya seperti terjadinya kebakaran, dan kerusakan lingkungan
Penerapan klausul 4.5 tentang tindakan pemeriksaan dan pemantauan
1.      Pemantauan dan pengukuran
Berdasarkan hasil penelusuran dokumen PT Medco E&P Indonesia - Lirik sudah menetapkan dan mendokumentasikan sebagian besar hasil pemeriksaan semua kegiatan pelaksanaan manajemen lingkungan perusahaan setiap tahunnya sesuai dengan standar SML 14001.
2.      Evaluasi Kepatuhan
PT. Medco E&P Indonesia - Lirik telah melaksanakan evaluasi kepatuhan pada persyaratan lingkungan lainnya yang telah diidentifikasi, dievaluasi secara berkala pemenuhan terhadap persyaratan yang telah ditentukan Evaluasi terhadap persyaratan peraturan dan persyaratan lingkungan lainnya ini memperhatikan konsistensi perusahaan terhadap komitmennya dalam menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004.
3. Ketidaksesuaian, tindakan perbaikan dan pencegahan
PT. Medco E&P Indonesia - Lirik belum melaksanakan tindakan koreksi dan pencegahan terhadap ketidaksesuaian yang ditemukan pada sistem manajemen lingkungan yang diterapkan.
4. Pengendalian rekaman
Sistem manajemen lingkungan menghendaki adanya rekaman lingkungan yang cukup dan dipelihara sehingga dapat memperlihatkan bahwa sistem dapat berfungsi dengan efektif. Berdasarkan penelitian dapat diketahui perusahaan mempunyai rekaman dalam bentuk laporan kegiatan, hasil isian formulir, spesifikasi teknis dan surat. Rekaman disimpan selama 2 tahun jika sudah melampaui masa simpannya dapat dimusnahkan atau diperpanjang masa simpannya sesuai dengan kebijakan departemen.
5.      Audit internal
PT. Medco E&P Indonesia - Lirik memiliki prosedur untuk melaksanakan audit sistem manajemen lingkungan dengan memilih auditor dari pihak internal yang telah mengikuti Pelatihan Audit Internal dan dinyatakan lulus dalam sertifikatnya.
Analisis gap (perbedaan) antara SML PT. Medco E&P Indonesia - Lirik dengan ISO 14001;2004.
Tabel 2. Hasil perhitungan nilai ketidaksesuai




Klausul

SML PT. Medco E&P Indonesia – Lirik
Frekuensi
Hasil

4.4.
Penerapan dan Operasi





1.
Sumber daya, peranan,
tanggung jawab
228




dan kewenangan





2.
Kompetensi, pelatihan dan kepedulian
258



3.
Komunikasi

301
0.7


4. Dokumentasi

191






5.
Pengendalian dokumen

275



6.
Pengendalian operasional

138



7.
Kesiagaan dan tanggap darurat
347




Total

1738
2400 (SM)

4.5.
Tindakan Pemeriksaan dan Pemantauan




1.
Pemantauan dan pengukuran
100



2.
Evaluasi kepatuhan

185



3.
Ketidaksesuaian, tindakan perbaikan dan
241
0.8



pencegahan










4.
Pengendalian rekaman

159



5.
Audit internal

156




Total

841
1000 (SM)

























Analisis gap pada klausul 4.4. tentang penerapan dan operasi
Berdasarkan perhitungan ketidaksesuaian pada Tabel 2, yaitu klausul 4.4 tentang penerapan dan operasi, diperoleh nilai frekwensi yaitu 1.738, sedangkan skor maksimal (SM) yang diperoleh adalah 2400, sehinga diperoleh nilai ketidaksesuaian pada klausul 4.4. yaitu 0,7 yang berarti PT. Medco E&P Indonesia - Lirik telah memiliki pelaksanaan SML, namun belum semua persyaratan sesuai standar dipenuhi/masih dibawah standar ISO 14001;2004.Sub klausul yang belum lengkap adalah dokumentasi dimana gap terjadi pada pengendalian dokumen yang belum diformulasikan, belum mengembangkan persyaratan pengendalian dokumen yang mencakup penempatan, waktu, pemutakhiran, pembuatan dan pemeliharaan dokumen. Sedangkan pada bagian pelaksanaan realisasi dalam pengendalian dokumen sangat jarang dilakukan karena dalam program dan target sudah tercapai dengan baik.
Analisis gap pada klausul 4.5 tentang tindakan pemeriksaan dan pemantauan
Analis gap pada klausul 4.5 dihitung dengan cara yang sama dengan klausul 4.4, diperoleh nilai frekwensi yaitu 841, sedangkan skor maksimal (SM) yang diperoleh adalah 1000, sehinga diperoleh nilai ketidaksesuaian pada klausul 4.5. yaitu 0,8 yang berarti PT. Medco E&P Indonesia - Lirik telah menetapkan dan mendokumentasikan sebagian besar hasil evaluasi setiap tahunnya sesuai standar ISO 14001;2004.
Namun pada sub klausul ketidaksesuian, tindakan, perbaikan dan pencegahan belum dilaksankan secara keseluruhan. Hal yang belum dilakukan adalah belum dilakukannya tindakan koreksi dan pencegahan terhadap ketidaksesuaian yang ditemukan pada sistem manajemen.
Persepsi Masyarakat terhadap aktivitas PT. Medco E&P Indonesia - Lirik.
Berdasarkan hasil wawancara dengan masyarakat, diketahui bahwa 100% responden mengatakan bahwa untuk mendapatkan informasi perusahaan secara umum sangat mudah. Mengenai keterbukaan perusahaan terhadap masyarakat, 80 % masyarakat menyatakan cukup terbuka. Sedangkan untuk mendapatkan informasi secara internal 99% responden menyatakan sangat sulit. Sedangkan terjadi insiden di dalam perusahaan seluruh responden menyatakan tidak pernah ada. Sedangkan tentang penawaran pekerjaan dari PT.Medco E&P Indonesia - Lirik ke masyarakat 95 % jawaban menyatakan tidak pernah ada. Mengenai kepedulian perusahaan terhadap masyarakat melalui program CSR, 100% responden menyatakan sudah baik. Kepedulian itu berupa seperti program pelatihan untuk masyarakat, pemberdayaan masyarakat, sumbangan prasarana sekolah, pembibitan beras organik dan lain lai